Jumat, 06 Maret 2009

Pkn9 Bab III Globalisasi

BAB III
GLOBALISASI

STANDAR KOMPETENSI :
3. Memahami dampak globalisasi dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara

KOMPETENSI DASAR :
3.1.Menjelaskan pengertian dan pentingnya globalisasi bagi Indonesia
3.2.Mendeskripsikan politik luar negeri dalam hubungan internasional di era global
3.3.Mendeskripsikan dampak globalisasi terhadap kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara
3.4.Menentukan sikap terhadap dampak globalisasi

INDIKATOR :
1. Menjelaskan makna globalisasi
2. Menjelaskan pentingnya globalisasi bagi Indonesia
3. Mengguraikan dampak globalisasi terhadap berbagai kehidupan masyarakat
4. Menjelaskan hakekat politik luar negeri bebas aktif
5. Menunjukkan Peranan Indonesia dalam percaturan Internasional
6. Menilai dampak globali sasi yang positif bagi kehidupan bermasya rakat, berbangsa dan bernegara
7. Menjelaskan dampak globalisasi bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
8. Menentukan sikap terhadap dampak positif globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
9. Menentukan sikap terhadap dampak negatif globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara


MATERI POKOK
1. Pengertian globalisasi
2. Dampak globalisasi dalam berbagai aspek kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
3. Politik luar negeri bebas aktif
4. Hubungan internasional di era global
5. Dampak globalisasi terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
6. Globalisasi dalam berbagai aspek kehidupan

















PETA KONSEP
Menyikapi Arus Globalisasi dalam Kehidupan

A. Pentingnya Globalisasi bagi Indonesia
1. Pengertian Globalisasi

1. Politik Luar Negeri Republik Indonesia
B. Politik Indonesia di Era Globalisasi


2. Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia.
3. Pokok-pokok Politik Luar Negeri Indonesia

1. Pengaruh Globalisasi terhadap Aspek-aspek Kehidupan
2. Aspek-aspek Positif dan Negatif dari Globalisasi
C. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara
D. Menyikapi Dampak Globalisasi dalam Kehidupan
2. Proses Globalisasi
1. Nilai Dasar Pancasila sebagai Filter Arus Global
2. Posisi Bangsa Indonesia di Era GlobalisasiBAB III GLOBALISASI









PENJABARAN MATERI POKOK

1. Pengertian Globalisasi
a. Menurut A.G. McGrew (1992)
Globalisasi adalah proses di mana berbagai peristiwa, keputusan, dan kegiatan di belakang dunia yang satu dapat membawa konsekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia lain.

b. Menurut Martin Albrow
Globalisasi adalah seluruh proses di mana penduduk dunia terinkorporasi (tergabung) ke dalam masyarakat dunia yang tunggal.

c. Menurut Bank Dunia
Globalisasi berarti kebebasan dan kemampuan individu dan perusahaan untuk memprakarsai transaksi ekonomi dengan orang-orang dari negara-negara lain.

d. Menurut International Monetary Fund (IMF)
Globalisasi berarti meningkatnya saling ketergantungan ekonomi antara negara-negara di dunia yang ditandai oleh meningkat dan beragamnya volume transaksi barang dan jasa lintas negara dan penyebaran teknologi yang meluas dan cepat.

e. Menurut Lodge
Globalisasi adalah suatu proses yang menempatkan masyarakat dunia dapat menjangkau satu dengan yang lain atau saling terhubungkan dalam semua aspek kehidupan mereka, baik dalam aspek budaya, ekonomi, politik, teknologi, maupun lingkungan.
f. Menurut Malcolm Walters
Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang menyebabkan batasan geografi dalam kondisi sosial-budaya menjadi tidak penting yang ditransformasikan dalam kesadaran masyarakat.

g. Menurut Ichlasul Amal
Globalisasi adalah proses munculnya masyarakat global, yaitu suatu dunia yang terintegrasi secara fisik dengan melampaui batas-batas negara, baik ideologis dan lembaga-lembaga politik dunia.

h. Menurut Sri Budi Eko Wardani
Globalisasi adalah suatu proses di mana hubungan-hubungan atau transaksi ekonomi, politik, dan sosial kultural makin tak memperhitungkan batas-batas negara dan mengaburkan batas kedaulatan suatu negara.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, kita bisa mendapatkan beberapa kata kunci yang menjadi unsur dari pengertian globalisasi.
a. Adanya saling mempengaruhi, keterkaitan, dan ketergantungan.
b. Meliputi berbagai bidang, baik ekonomi, politik, sosial budaya maupun teknologi.
c. Melintasi batas negara.

Kesimpulannya, globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan saling mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara.




2. Perkembangan Globalisasi
Globalisasi menguat pada tahun 1950-an dan 1960-an, meskipun akar globalisasi telah muncul jauh sebelum waktu tersebut. Globalisasi terus mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Apabila tahun 1980-an globalisasi seringkali dianggap sebagai sesuatu yang berada di luar jangkauan, maka mulai tahun 1990-an globalisasi telah berada di ”depan mata”

3. Hal yang mendorong terjadinya Globalisasi
a. mulai tumbuh dan berkembangnya perdagangan antar negara
b. penanaman modal asing
c. kemajuan teknologi dan transportasi

4. Adapun penyebab meningkatnya globalisasi
a. adanya perubahan politik dunia seperti runtuhnya Uni Soviet
b. aliran informasi yang cepat dan luas
c. berkembang pesatnya perusahaan-perusahaan transnasional
Tugas Siswa



Bentuklah beberapa kelompok di dalam kelas, (tiap kelompok terdiri dari 4 siswa) kemudian lakukan kegiatan berikut :
1. Datangilah supermarket, mini market atau swalayan yang ada di dekat tinggalmu
2. Perhatikan produk-produk yang dijual dalam supermarket, minimarket atau swalayan yang terdapat dalam toko tersebut
3. Catatlah minimal 10 produk-produk yang diimpor dari negara lain. Produk-produk tersebut dapat berupa produk elektronika, makanan, mimuman, pakaian dan produk lain
4. Dari data yang telah kamu peroleh, negara manakah yang paling banyak mengkspor produk-produknya

Data Barang/Produk Impor dan asal negaranya :

No
Jenis
Nama Produk
Negara Asal Produk
1



2



3



4



5



6



7



8



9



10




5. Menurut pendapatmu, mengapa kita mengijinkan produk-produk dari luar negeri masuk ke Indonesia
6. Sebutkan keuntungan dan kelebihan dari masuknya produk-produk luar negeri ke Indonesia
7. Bandingkan hasil pekerjaan yang kamu peroleh dengan kelompok lain
8. Diskusikan dengan kelompok lain dan buat kesimpulan

5. Aspek-aspek Globalisasi
Globalisasi dapat dilihat melalui beberapa aspek,yaitu
a. Ekonomi
Hakikat globalisasi dalam aspek ekonomi identik dengan perdagangan bebas.
Perdagangan bebas adalah sebuah konsep ekonomi yang mengacu kepada penjualan produk antarnegara tanpa pajak ekspor impor atau hambatan perdagangan lainnya.
Perdagangan internasional sering dibatasi oleh berbagai pajak negara, biaya tambahan yang diterapkan pada barang ekspor impor, dan juga regulasi nontarif pada barang impor.

b. Teknologi dan Informasi
Selain aspek ekonomi, globalisasi dapat juga dilihat dari aspek teknologi dan informasi. Globalisasi informasi yang terjadi sekarang dimungkinkan oleh penggunaan media elektronik dalam mengirim dan menerima informasi. Mula-mula melalui radio, televisi, kemudian melalui jaringan internet.
Dampak yang dimungkinkan oleh penggunaan radio dan TV adalah tidak ada batasan ruang dan waktu. Apa yang terjadi di Ethiopia, Afrika, sudah dapat diketahui di Jakarta atau Banyumas pada siaran berita di Indonesia satu jam sesudah terjadinya peristiwa itu.
Selain radio dan TV, teknologi terkini yang sudah banyak digunakan di masyarakat adalah internet. Melalui internet dan e-mail, pengiriman informasi dalam jumlah yang tak terbatas serta dalam waktu yang cepat sangat mungkin untuk dilakukan. Kelebihan internet lainnya adalah biaya yang dikeluarkan juga jauh lebih murah.

c. Budaya
Globalisasi budaya meliputi perubahan pada beberapa aspek, yaitu
a. aspek bahasa,
b. aspek gaya hidup,
c. aspek makanan, pakaian, musik, dan film

Ciri-ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan,yaitu
1. berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional,
2. penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism) dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya,
3. berkembangnya turisme dan pariwisata,
4. semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain,
5. berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian dan film
6. bertambah banyaknya event-event berskala global, seperti Piala Dunia FIFA.
Tugas Siswa

Lengkapilah kolom berikut :

Aspek

Dampak Globalisasi

Aspek Ekonomi

..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................


AspekTeknologi Informasi

..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................


Aspek Budaya











..........................................................................................................
.......................................................................................................... .......................................................................................................... .......................................................................................................... .......................................................................................................... .......................................................................................................... .......................................................................................................... .......................................................................................................... .......................................................................................................... ..........................................................................................................


6. Pentingnya Globalisasi bagi Indonesia
Globalisasi menjadi sesuatu yang penting bagi Indonesia karena hal-hal sebagai berikut.
1. Pemerataan teknologi.
2. Pengalihan ilmu pengetahuan.
3. Berkembangnya perdagangan antarnegara dapat menambah devisa negara Indonesia.
4. Dapat diambilnya nilai positif dari globalisasi.

7. Dampak Globalisasi terhadap Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara
a. Dampak pada Aspek Ekonomi
Globalisasi telah mendorong terjadinya penanaman modal asing, baik langsung maupun tidak langsung. Penanaman modal asing ini dilakukan melalui kerja sama dengan perusahaan-perusahaan lokal sehingga dapat membuka lapangan kerja baru. Sebagai contoh adalah pembukaan pabrik-pabrik di wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, Karawang, Cilegon, dan wilayah lain di Indonesia.
Akan tetapi, globalisasi juga telah mendorong terjadinya peningkatan kesenjangan pembangunan ekonomi antara negara industri maju dan negara berkembang. Kedatangan perusahaan asing justru mematikan industri-industri lokal. Kondisi ini dikarenakan sumber daya yang dimiliki oleh negara-negara berkembang jauh tertinggal. Dominasi yang dilakukan oleh negara-negara maju terhadap negara-negara berkembang dan miskin semakin terlihat jelas.
Pada pasar bebas, individu dituntut untuk bersaing dengan individu lain. Individu yang tidak mampu bersaing akan tersingkir. Di sinilah perlunya peningkatan sumber daya manusia.
Yang terjadi di Indonesia generasi muda semakin tidak mampu memenuhi tuntutan jaman, karena sudah menjadi generasi yang ahli dalam mengkonsumsi, bukan lagi memproduksi



b. Dampak pada Aspek Teknologi dan Informasi
Globalisasi telah mendorong makin berkembangnya teknologi dan informasi. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain, melalui televisi, radio, dan berbagai media cetak.

Globalisasi dalam bidang informasi dan teknologi memiliki beberapa dampak negatif antara lain :
1. Media yang berasal dari negara Barat yang semakin membanjiri masyarakat muda
2. Adanya sarana dan fasilitas yang begitu canggih menyebabkan tidak ada dorongan untuk secara langsung terjun ke masyarakat, kemampuan interaksi individu akan menurun. . Menyebabkan semakin melemahnya rasa kekekuargaan dan kegotong royongan terutama di kalangan generasi muda
3. Kecenderungan meningkatnya kejahatan seksual, salah satu penyebabnya adalah mudahnya pengaksesan situs-situs internet yang berbau pornografi
4. Meningkatnya kejahatan global dan kriminalitas perbankan yang menggunakan kecanggihan teknologi dan penyelundupan narkoba internasional yang memanfaatkan transportasi modern

c. Dampak pada Aspek Budaya
Budaya adalah segi yang paling rentan terkena dampak globalisasi. Globalisasi dapat menyebabkan penyebaran nilai-nilai positif yang datang dari budaya luar.
Globalisasi juga dapat mempengaruhi nilai-nilai luhur yang hidup dalam asyarakat. Sekarang nilai-nilai tersebut mulai banyak ditinggalkan, karena semakin kuatnya nilai individual yang menggusur semangat kekeluargaan dalam masyarakat

Jelajah

Untuk menambah wawasan tentang menyikapi arus globalisasi dalam kehidupan, kamu dapat menjelajah www.globaljust.com


8. Dampak Positif dan Dampak Negatif Globalisasi
a. Dampak Positif Globalisasi antara lain :
- Meningkatnya dinamika (Perubahan) Komunikasi dan Transportasi
- Terbukanya lapangan kerja
- Pesatnya pertumbuhan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di bidang HAM dan Lingkungan Hidup
- Menumbuhkan Semangat Toleransi antar Penduduk Dunia
- Pesatnya Gerakan Demokrasi di Berbagai Negara

b. Dampak Negatif Globalisasi antara lain :
- Semakin kuatnya kelompok ekonomi Kuat dan Semakin Lemahnya Daya Saing Pemilik Modal Kecail
- Menurunnya Kualitas Sumber Daya Alam
- Meningkatnya Kerusakan Linkungan
- Semakin Canggih Tindak Kejahatan yang Menggunakan Teknologi Canggih
- Meningkatnya budaya konsumtif

9. Politik Luar Negeri dalam Hubungan Internasional di Era Global
a. Landansan Politik Luar Negeri Indonesia
¨ Landasan Idiil : Pancasila
¨ Landasan Konstitusional : UUD 1945
¨ Landasan Operasional : Tap MPR No II/MPR/1988 tentang GBHN

b. Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia
Mengabdi kepada kepentingan nasional. Kepentingan nasional tidak hanya meliputi keamanan nasional tetapi juga tata dunia baru yang berdasarkan kemerdekaan, perdamian abadi dan keadilan sosial
Berikut tujuan-tujuan yang ingin dicapai oleh politik luar negeri Indonesia :
1. Membentuk negara Indonesia yang demokratis, bersatu, berdaulat dari Sabang sampai Merauke
2. Membentuk masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur baik lahir maupun batin dalam wadah NKRI
3. Membentuk persahabatan dan kerjasama dengan negara-negara di dunia terutama negara-negara Asia dan Afrika dalam membentuk tata dunia baru yang bebas dari imperialisme dan kolonialisme


c. Sarana untuk melaksanakan Politik Luar Negeri
Sarana yang dapat dipkai untuk melaksanakan politik luar negeri ada dua yaitu :
1. Diplomasi
Diplomasi dalam arti luas mencakup seluruh kegiatan politik luar negeri suatu negara
2. Perundingan dan Perjanjian
Perundingan atau negosiasi adalah pertemuan antara dua negara atau lebih lewat wakil-wakilnya (para diplomatnya) dengan maksud untuk saling mengubah atau menopang tujuan dan kebijakan masing-masing negara untuk mencapai kesepakatan mengenai masalah/isue kontroversial

d. Instrumen Diplomasi
Ada dua macam instrumen yang dapat digunakan untuk melaksanakan diplomasi yaitu :
1. Departemen Luar Negeri
2. Perwakilan Diplomtik dari suatu negara yang ditempatkan di negara lain

e. Tingkatan Kepala Perwakilan Diplomatik


f. Sifat Politik Luar Negeri Indonesia
Bebas artinya Indonesia bebas menentukan sikap dan pandangannya terhadap masalah-masalah internasional. Ini berarti Indonesia tidak memihak salah satu blok baik blok Barat (liberalis) maupun kekuatan blok Timur (komunis)

Aktif artinya Indonesia aktif memperjuangkan terwujudnya perdamaian dan ketertiban

g. Asas Politik Luar Negeri Indonesia
1. Menunjukkan kemauan baik dan mengambil sikap toleran terhadap negara-negara lain
2. Hidup bersama dengan negara lain dalam perdamaian sebagai tetangga baik
3. Bekerja sama dengan negara lain dalam suasana persahabatan

h. Ciri Politik Luar Negeri
Dalam dokumen Rencana Strategi Pelaksanan Politik RI (1984-1989) oleh Menteri Luar Negeri tanggal 19 Mei 1983 disebutkan :
3. bebas aktif
4. anti kolonialisme
5. mengabdi kepada kepentingan nasional
6. demokratis

i. Pelaksanaan Politik Luar Negeri :
Berikut beberapa peranan penting Indonesia dalam hubungan internasional :
- Indonesia menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika tanggal 24 April 1955 di Bandung dan pada tanggal 22 – 23 April 2005 du Jakarta
- Indonesia memprakarsai berdirinya Gerakan Non Blok (Non Align Movement)
- Indonesia memprakarsai berdirinya Asean tanggal 8 Agustus 1967

- Indonesia aktif membantu penyelesaian berbagai konflik di bebagai belahan dunia dengan mengirimkan Kontingen Garuda atas nama Pasukan Perdamaian PBB


10. Faktor Penentu Politik Luar Negeri
a. Letak Geografis
Letak dan kondisi geografi suatu negara mempengaruhi kebijakan politik luar negeri. Suatu negara dengan kondisi geografi sebagian besar lautan, misalnya, akan mengembangkan politik luar negeri dan kerja sama dengan negara- negara yang mampu membantu pengembangan geografis lautan.

b. Faktor Kependudukan
Jumlah dan kualitas penduduk di suatu negera akan mempengaruhi kebijakan politik luar negerinya. Suatu negara dengan jumlah penduduk yang padat tentu akan mengembangkan politik luar negeri yang mampu mengatasi kepadatan penduduk.

c. Faktor Sumber Daya Ekonomi
Suatu negara pasti ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya melalui sumber daya ekonomi yang dimiliki. Agar sumber daya ekonomi yang dimiliki suatu negara dapat dimanfaatkan secara maksimal, diperlukan kebijakan kerja sama dengan negara lain.

d. Faktor Ideologi
Ideologi suatu negara menjadi acuan dalam membangun negara, termasuk kebijakan politik luar negeri. Bahkan tidak jarang suatu negara mengembangkan politik luar negeri untuk mengembangkan pengaruh ideologinya.

e. Faktor Hukum dan Kebijakan
Aturan hukum suatu negara, terutama UUD menjadi acuan utama suatu negara dalam mengembangkan politik luar negeri.

11. Politik luar negeri bebas-aktif diwujudkan melalui berbagai kebijakan-kebijakan berikut.
a. Berhubungan dan bekerja sama dengan negara lain atas dasar persamaan derajat antarbangsa.
b. Mengakui kemerdekaan dan kedaulatan negara lain.
c. Membantu negara lain yang membutuhkan.
d. Bergabung dengan organisasi internasional.
e. Mengembangkan hubungan diplomatik dengan negara lain.
f. Mengirimkan pasukan perdamaian untuk membantu penyelesaian konflik di negara lain.

12. Pentingnya Politik Luar Negeri di Era Global
Politik luar negeri mempunyai arti yang sangat penting dalam percaturan global. Pentingnya politik luar negeri di era global adalah sebagai berikut.
a. Meningkatkan kerja sama antarbangsa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan, keamanan, dan kepribadian bangsa.
b. Membangun tatanan dunia global yang tertib dan damai.
c. Meningkatkan kebersamaan antarnegara dalam mengatasi berbagai persoalan global, seperti terorisme, kerusakan lingkungan, dan kejahatan internasional.

13. Dampak Globalisasi Terhadap Bangsa Indonesia
3. Bidang Politik
a. Meningkatnya kesadaran dan gerakan yang menyuarakan demokratisasi, penegakan HAM, dan supremasi hukum.
b. Semakin kuatnya pengawasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah demi tegaknya pemerintah yang bersih, transparan, profesional, dan bertanggung jawab.
c. Maraknya gerakan demonstrasi (unjuk rasa) yang melibatkan massa, sebab masyarakat mengikuti nilai-nilai budaya politik berbagai negara yang sering terlihat di berbagai media massa. Selain itu, demonstrasi memang diperbolehkan oleh undang-undang, walaupun terkadang melanggar ketentuan undang-undang.
d. Semakin banyak terbentuknya partai politik, organisasi nonpemerintah, dan LSM. Hal ini disebabkan karena globalisasi telah mendorong bangkitnya kesadaran akan hak berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran baik lisan maupun tulisan, seperti yang telah tertuang di dalam UUD 1945, pasal 28. Akibatnya, sekarang ini banyak berdiri partai politik, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan organisasi-organisasi nonpemerintah lainnya.

4. Bidang Ekonomi
a. Adanya liberalisasi perdagangan mendorong pemilik modal besar semakin kuat dan pemilik modal kecil semakin lemah dalm perdagangan bebas.
b. Banyaknya industri besar bertaraf internasional menggunakan perangkat teknologi canggih. Hal ini membuat industri tersebut hanya memerlukan sedikit SDM. Hanya orang-orang yang ahli-ahli saja yang bisa bekerja dan menggunakan teknologi canggih tersebut. Dengan demikian, banyak tenaga kerja Indonesia yang tidak terserap.
c. Kuatnya pengaruh mata uang dollar Amerika Serikat terhadap perekonomian Indonesia. Kondisi ini membuat kehidupan perekonomian Indonesia banyak bergantung pada kestabilan nilai rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.
d. Privatisasi beberapa Bada Usaha Milik Negara (BUMN). Misalnya, privatisasi Perusahaan Indosat oleh Singtel sebuah perusahaan asing dari Singapura.
e. Berkurangnya subsidi bagi rakyat. Contoh penghapusan subsidi harga bahan bakar minyak (BBM). Akibatnya, harga BBM menjadi mahal dan membuat kehidupan rakyat Indonesia menjadi menderita. Sebab hampir semua kegiatan kehidupan menggunakan BBM terutama minyak tanah. Berkaitan dengan dana subsidi BBM, pemerintah mengeluarkan dana kompensasi BBM untuk penduduk miskin.

5. Bidang Sosial Budaya
a. Semakin tumbuhnya sikap individualistis dan lunturnya sikap toleran, kesetiakawanan sosial, dan gotong royong.
b. Semakin memudarnya nilai moralitas dan agama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
c. Semakin derasnya nilai-nilai budaya dan gaya hidup barat yang diterima masyarakat melalui media cetak maupun elektronik dan ditiru mentah-mentah meskipun belum tentu sesuai dan cocok dengan kebiasaan dan budaya sendiri.

6. Bidang Lingkungan Hidup
a. Meningkatnya pencemaran air dan udara akibat aktivitas industri-industri besar di Indonesia.
b. Meningkatnya kerusakan hutan akibat penebangan besar-besaran, baik yang legal maupun ilegal.
c. Meningkatnya peristiwa kebakaran hutan yang diakibatkan oleh pembukaan hutan dengan cara membakar hutan.

14. Dampak Globalisasi Terhadap Bangsa Indonesia
1. Dampak Globalisasi dalam Kehidupan Masyarakat
a. Semakin tumbuhnya pola hidup individualis dan pragmatis
b. Tingkat kepedulian dan kesetiakawanan sosial dirasakan semakin luntur
c. Interaksi dan kebersamaan sosial secara fisik cenderung berkurang, namun dinamika komunikasi dan jangkauan masyarakat semakin luas
d. Semakin tingginya persaingan hidup masyarakat
e. Nilai-nilai moral etik dalam pergaulan masyarakat cenderung terabaikan

2. Dampak Globalisasi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
a. Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan hak dan kewajibannya sebagai warganegara
b. Tingkat kontrol masyarakat terhadap pemerintah semakin tinggi
c. Pola hubungan antar negara semakin dekat dan saling terkait, ketergantungan dan pengaruh mempengaruhi
d. Semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap kesetaraan pria-wanita (kesetaraan gender) dalam politik
e. Tumbuhnya gerakan pro demokrasi dan hak asasi manusia

15. Penentuan sikap terhadap Dampak Globalisasi
Sikap-sikap yang sebaiknya dikembangkan dalam menghadapi Globalisasi :
a. Meningkatkan Sumber Daya Manusia
b. Meningkatkan Kualitas nilai Keimanan dan Moralitas Masyarakat
c. Mendorong dan mendukung Upaya pemerintah Indonesia untuk Memperjuangkan Keadilan dan Keseimbangan Antar Bangsa
d. Mendorong dan Mendukung Upaya Pemerintah Indonesia untuk Mendesak Negara-negara Maju agar mau Memberikan Dana Perbaikan Lingkungan Hidup
e. Meningkatkan Jiwa dan Semangat Persatuan, Kesatuan dan Nasionalisme

Istilah-Istilah Penting
Dinamika : perubahan masyarakat secara terus menerus yang menimbulkan perubahan dalam tata kehidupan masyarakat yang bersangkutan
Komunikasi : pengiriman dan penerimaan pesan antara orang satu atau lebih dengan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami
Informasi : keterangan/pemberitahuan
Transportasi : pengangkutan barang oleh berbagai jenis kendaraan sesuai dengan kemajuan teknologi
Perusahaan Transnasional : Perusahaan yang memproduksi barang atau jasa di lebih dari satu negara
Migrasi : Perpindahan penduduk dari satu tempat (negara) ke tempat (negara) lain untuk menetap
Gerakan Pro demokrasi : gerakan yang menyuarakan dan memperjuangkan prinsip- prinsip demokrasi secara benar
Otoriter : berkuasa sendiri/sewenang-wenang
Kualitas : mutu
Kuantitas : jumlah
Supremasi Hukum : mendudukan hukum pada posisi utama, pertama dan menjadi pedoman
Transparan : keterbukaan
Anarkhis : keadaan yang serba kacau, rusuh dan mengabaikan hukum
Privatisasi : penswastaan
Moralitas : sifat yang mengindahkan nilai-nilai moral
Individualistis : mementingkan diri sendiri
Pragmatis : praktis, tidak berbelit-belit
Interaksi : hubungan timbal balik antar dua orang atau lebih
Etika : nilai-nilai yang berkaitan dengan hal baikdan buruk


DAFTAR PUSTAKA

Dwiyono, Agus 2007, Kewarganegaraan Kelas IX, Jakarta :Yudhistira
Mochlisin 2007, Kewarganegaraan Kelas IX, , Jakarta : Inter Plus
Simanjuntak,PNH, SH, 2007, Pendidikan Kewarganegaraan Kelas IX, Jakarta : Grasindo

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar